karena aku mencintaimu

ego itu seperti silet, tipis tapi sangat tajam, kecil tapi berbahaya jika di letakkan sembarangan.
ego itu seperti permen karet, enak di kunyah sendirian, tapi akan menyusahkan diri dan orang lain jika di buang sembarangan
ego itu seperti upil, kadang kita keasikan untuk mengutak ngatiknya, tapi lagi-lagi akan merepotkan jika di tempelkan sembarangan.
ego itu seperti ludah, kadang kita tidak tahan untuk membuang, tapi akan jadi masalah jika di keluarkan sembarangan.
ego itu seperti …seperti kita sekarang….

~ oleh mpang pada Juni 9, 2011.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.569 pengikut lainnya.