Monthly Archives: Juli 2013

GUNDAH


waktu sudah cukup larut, pukul 1.50 pagi dunia bagian sini sudah sangat gelap, dingin dan sepi. Secangkir susu putih yang menemani di depan layar monitor komputer tidak cukup memberikan energi positive untuk menemukan ide ditengah pesanan skripsi ini. Sebenarnya materinya mudah, dan kepala sudah penuh dengan teori, hanya saja, jari masih sangat kaku untuk menari di atas tuts keyboar yang penuh dengan abu rokok berbagai merek dan warna.

Menerima pesanan skripsi seperti memercikkan ludah sendiri di wajah. Ini yang paling dibenci dari dulu, tapi tak bisa dihindari saat ini. Ah, ambil positifnya saja, mari jadikan hal ini sebagai ajang untuk kembali mengasah ilmu, sama-sama untung, yang memesan selesai hajatnya, dan yang membuat pesanan mendapat manfaatnya.

Tidur selepas magrib dan bangun tengah malam memang bukan hal baru, toh lakon ini bahkan sudah dilakukan sejak dari sma dahulu. Tapi tetap saja tidak membuatnya membunuh gundah. padahal  berteman dengan udara dingin dan sepi adalah hal biasa. Ah, hibur saja hati ini. Setiap Pejuang memang selalu merasa kesepian dalam jalannya.

Umur tak lagi muda, energi tak sehebat semula, serta waktu benar-benar menunjukan kedigdayaan membunuh kreativitas, pengetahuan dan emosi. Memperhitungkan langkah menjadi kontradiksi dengan kenekatan yang biasanya malah menjadi modal bergerak. Kreativitas di kukung oleh kewajiban untuk dewasa bertindak. Pengetahuan menjadi tumpul karena efek keberanian mengambil keputusan yang terlalu banyak memperhitungkan variabel-variabel sosial. Dan semua energi negative itu bertambah kuat dengan dingin dan sepi yang tak pernah mau menjauh.

Bolak balik buku tak juga menghilangkan rindu…Rindu padamu..pada kebabasan..pada kreativitas..pada keberanian..dan pada pengetahuan..

%d blogger menyukai ini: